Bagi sobat semua yang ingin berpindah tunggangan dari bebek ke motor laki, thunder 125 bisa menjadi salah satu referensi. Dengan harga terjangkau dan kualitas yang lumayan anda bisa merasakan sensasi menggunakan motor laki. Meskipun sebagian orang banyak yang mencibir motor ini karena cc-nya kecil seperti bebek dan badannya besar, jadi bisa dibayangkan ngos-ngosan-nya kalau dibawa lari atau mendaki gunung serta menaiki lembah.
Saya sebagai salah satu pengguna motor ini merasakan hal yang serupa, Dan menyadari kalau motor ini kurang bertenaga. Tapi harga segitu spesifikasinya juga pasti disesuaikan, produsen suzuki juga ngga mau rugi. Alasan saya memilih motor ini karena harganya terjangkau, irit bahan bakar karena cc-nya kecil, nyaman dikendarainya.
Mengarungi jalanan selama ampir 4 tahun bersama motor ini tidak ada masalah yang berat yang saya alami. Hanya sekedar ban kempes dan kawat gas lepas, laennya lancar-lancar saja. Alhamdulillah bgt poko-nya. Penggantian sparepart pun cukup bersahabat. Pas harus diganti pas ada uangnya. Budget yang lumayan ketika ganti ban, ganti accu, dan ganti gear set + rantai, harganya ratusan. Yang paling sering itu ganti kanvas rem depan belakang, lampu rem, dan lampu depan, namum harganya masih dibawah seratus. Itu pun karena pemakaian tiap hari, jadi cepat aus dan harus diganti.
KM yang telah dilalui tercatat 52000-an. Tiap hari PP 30 km-an untuk kuli. dan tiap 2 minggu sekali PP 140 km-an mudik ke Sumedang. Ganti oli tidak pernah kelewat setiap 2500 km. Sampai saat ini Alhamdulillah tidak ada keluhan yang berarti.